Mengenal Non-Heme Iron: Tingkatkan Penyerapan Zat Besi dari Sayur

Admin_pmigorontalo/ Agustus 12, 2025/ Berita

Ketika berbicara tentang zat besi, banyak orang hanya terfokus pada daging merah. Padahal, ada jenis zat besi lain yang tak kalah penting, yaitu Non Heme Iron. Zat besi ini banyak ditemukan dalam sumber nabati, seperti sayuran dan kacang-kacangan.

Non Heme Iron memiliki peran krusial dalam tubuh, sama seperti zat besi dari hewan. Ia bertanggung jawab untuk membentuk hemoglobin, protein yang membawa oksigen ke seluruh sel tubuh. Kekurangan zat ini bisa menyebabkan anemia.

Namun, ada satu tantangan besar: zat besi non-heme lebih sulit diserap tubuh. Penyerapan dari sayuran hanya sekitar 1-10%, jauh lebih rendah dari zat besi heme yang bisa mencapai 15-35%.

Inilah mengapa penting untuk tahu cara meningkatkan penyerapan non-heme iron dari sayuran. Mengandalkan sayuran saja tidak cukup, diperlukan strategi kombinasi makanan yang tepat agar tubuh mendapat manfaat maksimal.

Vitamin C adalah kunci utamanya. Vitamin ini adalah pahlawan yang membantu mengubah zat besi non-heme menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Ini adalah kombinasi yang tidak boleh dilewatkan.

Misalnya, saat mengonsumsi bayam yang kaya zat besi non-heme, Anda bisa menyajikannya dengan makanan kaya vitamin C. Tambahkan perasan lemon ke tumisan bayam atau makan bersama dengan buah jeruk.

Selain vitamin C, non-heme iron juga dapat ditingkatkan penyerapannya dengan protein hewani. Protein dari daging ayam, ikan, atau telur bisa membantu tubuh menyerap zat besi dari sayuran dengan lebih efektif.

Di sisi lain, ada juga beberapa zat yang menghambat penyerapan zat besi. Fitat dalam gandum dan kacang-kacangan, serta tanin dalam teh dan kopi, bisa mengikat zat besi sehingga sulit diserap.

Untuk itu, sebaiknya hindari mengonsumsi teh atau kopi bersamaan dengan makanan kaya zat besi. Beri jeda waktu setidaknya satu jam setelah makan agar penyerapan non-heme iron tidak terganggu.

Memasak sayuran dengan cara yang tepat juga berpengaruh. Merebus terlalu lama dapat mengurangi kandungan vitamin C. Mengukus atau menumis sebentar adalah pilihan terbaik untuk menjaga nutrisi.

Share this Post