Cara Mengatasi Air Sumur Keruh & Bau Saat Musim Hujan: Solusi Alami

Admin_pmigorontalo/ September 28, 2026/ Berita

Tingginya curah hujan acap kali membawa dampak buruk bagi kualitas sumber air bersih pemukiman warga di daerah. Melalui latihan kepemimpinan PMR Gorontalo, edukasi mengenai sanitasi lingkungan diperluas termasuk cara menjernihkan air sumur yang berubah menjadi keruh dan berbau lumpur menggunakan bahan filter alami yang aman serta mudah didapatkan di sekitar rumah.

Penyebab utama memburuknya kualitas air adalah masuknya rembesan air permukaan tanah yang membawa endapan kotoran ke dalam tandon penampungan. Untuk menetralkan kondisi air sumur, penggunaan campuran tawas, kapur tohor, dan biji kelor dapat dimanfaatkan sebagai koagulan alami yang mengikat partikel lumpur halus hingga mengendap ke dasar penampungan.

Pembuatan tabung filtrasi sederhana menggunakan susunan ijuk, pasir bersih, arang aktif, dan kerikil sangat efektif menyaring kotoran fisik. Penggunaan saringan bertingkat ini membuat air sumur kembali jernih dan bebas dari bau tak sedap yang mengganggu kebutuhan mandi dan mencuci.

Pengurasan dan pembersihan dinding penampungan sumur secara berkala juga perlu dilakukan setelah genangan air hujan mulai surut. Menjaga kondisi air sumur tetap higienis mencegah perkembangbiakan kuman penyakit yang berpotensi menimbulkan infeksi kulit atau gangguan pencernaan.

Pemberian kaporit dalam dosis terukur dapat dilakukan untuk membunuh kuman patogen jika kondisi air terkontaminasi secara parah. Langkah sanitasi ini memastikan pasokan air rumah tangga tetap memenuhi standar kesehatan harian.

Ketersediaan air bersih yang terjamin menjadi modal utama dalam mewujudkan pola hidup sehat bagi seluruh anggota keluarga. Solusi filtrasi mandiri ini hadir sebagai langkah darurat efisien dalam mengatasi masalah air harian.

Share this Post