Banjir Cirebon Segera Teratasi: Bey Fokus Normalisasi Sungai

Admin_pmigorontalo/ Juni 2, 2025/ Berita

Kabupaten dan Kota Cirebon seringkali menjadi langganan Banjir Cirebon saat musim hujan tiba. Permasalahan ini telah berlangsung bertahun-tahun, menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat dan infrastruktur. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, kini memberikan perhatian serius, dengan fokus utama pada normalisasi sungai sebagai solusi jangka panjang.

Pada banjir bandang yang terjadi pada Januari 2025 lalu, Banjir Cirebon menyebabkan ribuan jiwa terdampak dan ratusan rumah terendam. Luapan air dari Sungai Cipager dan Cisanggarung, serta tingginya sedimentasi sungai, menjadi penyebab utama. Ini menunjukkan perlunya intervensi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Bey Machmudin telah meninjau langsung lokasi terdampak Banjir Cirebon di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, dan Pesantren Al Khairiyah yang ikut terendam. Ia berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cisanggarung untuk mencari solusi terbaik.

Fokus utama Bey adalah pada normalisasi sungai-sungai yang melintasi Cirebon. Pendangkalan dan penyempitan alur sungai akibat sedimentasi menjadi masalah krusial yang memperparah Banjir Cirebon. Normalisasi ini meliputi pengerukan lumpur dan pelebaran badan sungai agar kapasitas daya tampungnya meningkat.

Selain normalisasi, perbaikan dan pembangunan kembali tanggul-tanggul sungai yang jebol juga menjadi prioritas. Kerusakan tanggul Sungai Cipager yang terjadi pada Januari 2025 lalu memperburuk kondisi banjir. Ini adalah langkah vital untuk mencegah luapan air saat curah hujan tinggi.

Pemerintah Kota Cirebon, bekerja sama dengan BBWS, telah memulai program normalisasi di beberapa sungai, termasuk Sungai Cikalong dan Sungai Sukalila. Diharapkan, pengerjaan ini akan selesai pada akhir tahun 2025. Upaya ini menunjukkan keseriusan dalam mengatasi akar masalah Banjir Cirebon.

Bey Machmudin juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sampah yang menumpuk dapat mempercepat pendangkalan dan menyumbat aliran air, yang pada akhirnya memperburuk banjir. Kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama.

Dengan adanya komitmen dari Pj Gubernur Jawa Barat dan kolaborasi lintas instansi, diharapkan permasalahan banjir dapat segera teratasi. Normalisasi sungai, perbaikan tanggul, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk menciptakan Cirebon yang lebih aman dan bebas banjir di masa depan.

Share this Post